Teras Rumah Modern Minimalis

Mungkin secara kasat mata, selasar rumah hanya akan buang lahan saja, secara khusus bagi mereka yang mempunyai rumah-rumah mungil dengan lahan yang terbatas. Sehingga kadang-kadang timbul pertanyaan “Seberapa pentingkah selasar dalam hunian?”

Dewasa ini, selasar rumah bukan hanya sekadar ruang perantara sebelum masuk ke ruang tetamu. Akan namun dengan meningkatnya kebutuhan ruang serta gaya hidup, karenanya selasar rumah pun mengalami pergeseran yang tentunya banyak manfaatnya untuk para penghuni rumah, semisal selasar rumah diwujudkan sebagai ruang tetamu terbuka, dan lain sebagainya.

Dalam kebutuhan ruang dewasa ini, fungsi selasar bisa beralih sebagai ruang tetamu itu sendiri. Bukan lagi sebagai faktor pelengkap, sekarang orang banyak mendekorasi selasar rumah dengan konsep multifungsi.

Kalau dulu, eksistensi selasar identik terletak di depan rumah, sekarang lain lagi. Selasar bisa berada di samping rumah, belakang, menjadi perantara antar ruang di dalam rumah, pun di atas atap. Kalau berada di depan, selasar bisa sebagai zona peralihan. Sementara di lokasi lainnya, selasar menjelma menjadi tempat rekreasi keluarga.

READ  Desain Interior Rumah Minimalis Type 36

Namun, karena bisa terletak di beberapa lokasi bukan saja di muka rumah, selasar tak lagi menjadi zona yang bisa diakses terbuka. Awalnya, untuk menutupi aktivitas personal karenanya selasar diberi sekat berupa tanaman untuk memberi kesan samar-samar.

Namun, selasar menjadi zona pembendung paparan panas di rumah-rumah beriklim tropis. Fungsi lainnya juga sebagai pembendung air hujan. Namun, sekiranya keberadaanya bukan di depan, karenanya dua fungsi ini tak terpenuhi.

Namun demikian, kerena kebutuhan ruang meningkat serta gaya hidup perkotaan, karenanya situasi ini bisa disiasati melalui desain bangunan. Tetamu, sekarang, sekiranya kembali pada pertanyaan apakah eksistensi selasar penting atau tak, jawabnya kembali pada kebutuhan Anda masing-masing. Apakah fungsinya sebagai tempat berinteraksi, ruang multifungsi, atau sekadar zona transisi?

Sambut Selasar Anda dengan Selasar Atraktif
Selasar memang bisa berposisi di samping, belakang, atau depan rumah. Kebanyakan, orang memilih penempatan selasar di bagian depan rumah agar berkesan lebih formal.

READ  Rumah Subsidi Cibubur DP 2 Juta

Berikutnya rumah menghadap barat atau timur, sebaiknya ditambahkan kerai pada bagian selasar rumah. Pasalnya, bangunan yang mengarah barat dan timur segaris dengan sirkulasi sang surya, dan kemungkinan mendapatkan paparan sinar sang surya lebih besar pada waktu pagi atau sore. Hal ini juga berpengaruh pada pemilihan furnitur dan aksesori untuk selasar.

Semisal, Anda perlu memutuskan tujuan pembuatan selasar. Karena, untuk menyambut tetamu dalam suasana nonformal atau sekalian berfungsi sebagai tempat bersantai untuk membaca koran.

Hal tersebut akan memutuskan perabot untuk selasar Anda. Selasar umumnya, terletak di bagian luar rumah dan berfungsi sebagai transisi antara halaman dengan rumah, sebaiknya pilihlah perabotan yang relatif bendung dengan cuaca.

Selasar umumnya lebih banyak mendapatkan terpaan sinar sang surya dan cipratan air hujan yang lebih banyak ketimbang ruangan dalam rumah. Pemilihan perabot yang “bendung banting” pun jadi penting.

READ  Konsep Desain Interior Kantor Minimalis Terbaru

Pemikiran serupa juga perlu diterapkan pada lantai. Semisal tak licin dikala terkena air hujan, sebaiknya gunakan material lantai bertekstur. Karena, material berbahan keramik atau batu alam.

Untuk mempercantik selasar, Anda bisa menempatkan meja dan tempat duduk. Karena juga menambahkan sentuhan tanaman dalam pot di tiap sudut atau digantung.

Selasar berkaitan dengan halaman. Anda juga perlu memerhatikan perapihan taman. Pastikan tampilan selasar disokong pula dengan taman yang apik.

Sebagai catatan, sesuaikan pula atribut selasar dengan gaya keseluruhan hunian agar tampil harmonis. Karena, sekiranya rumah Anda bergaya etnik klasik, Anda bisa memilih perabot kayu yang berukir, patung pengantin tradisional, dan lain-lain.

Namun, sekiranya berharap tampil lebih “berani”, kontraskan warna meja tempat duduk dengan cat tembok atau latar selasar agar tampil lebih atraktif. Atau, Anda bisa juga mengaplikasikan dinding batu bata yang diekspos tanpa polesan sehingga berkesan lebih natural.