Merenovasi Rumah

Renovasi sangat berbeda dengan menambah bangunan. Berdasarkan para ahli bangunan, renovasi berarti ada konsep berubah yang lebih besar daripada cuma menambah bangunan.

Untuk itu, jika Anda memang berencana melakukan renovasi rumah, coba simak langkah-langkah berikut ini seperti dikutip dari situs Republika

Perencanaan
Tanpa perencanaan yang bagus, sulit untuk menerima hasil renovasi yang bagus. Perencanaan ini wajib disesuaikan dengan keperluan, contohnya jumlah anggota keluarga. Jangan hingga ada ruang yang terbuang percuma.

Lihat wujud asal bangunan
Berdasarkan wujud asal bangunan inilah akan bisa dikerjakan pembagian ruang menurut sifat dan fungsi ruang masing-masing. Contohnya ada yang sifatnya biasa atau terbuka, seperti halaman depan, carport, dan ruang tamu. Kemudian ada yang sifatnya semi biasa, seperti ruang keluarga, ruang makan, dan mushala. Ada pula yang bersifat pelayanan seperti dapur, ruang cuci, jemur, dan seterika. Serta tidak ketinggalan ada yang sifatnya tertutup atau pribadi seperti ruang tidur.

READ  Saatnya Anda Beli Rumah

Keadaan jasmaniah bangunan
Genting, dinding, dan ubin juga tidak boleh dilupakan. Jangan hingga cuma setengah-setengah saja merenovasi rumah, sehingga dinding yang retak-retak ataupun genting yang bocor terlupakan. Yang juga wajib diperhitungkan yaitu bahwa renovasi rumah kerap kali kali menghilangkan ruang-ruang terbuka dalam rumah. Contohnya, kita kerap kali kali membedakan antara ruang baca dengan ruang keluarga. Pemisahan ini tentu memakan ruang yang nantinya menghilangkan ruang terbuka dalam rumah. Meskipun rumah yang sehat akan bisa tercapai jika peredaran udara lancar. Kadang kita juga tidak perlu ruang baca dan ruang keluarga yang terpisah.

Perhitungkan aliran udara
Untuk menjadikan rumah yang sehat, nyaman, dan tentu saja konsisten cantik. Yakni, memperhitungkan aliran masuk dan keluar dari udara hal yang demikian. Bukaan hal yang demikian wajib diletakkan secara berseberangan sehingga udara yang masuk bisa mengalir dan dengan demikian udara dalam rumah terus berganti. Kemudian plafon dalam rumah diusahakan setinggi tiga meter sehingga udara panas tidak turun ke bawah, agar ruangan dalam rumah tidak makin panas.

READ  Inspirasi Kamar Hotel untuk Desain Kamar Tidur Utama

Sesuaikan dengan keuangan
Sesuaikan rancangan renovasi dengan dana yang perlu Anda sediakan. Pengaplikasian kekuatan arsitek ataupun desain interiorpun perlu dipikirkan. Meskipun tidak mutlak benar, ada baiknya jika urusan rancangan diserahkan pada ahlinya. Dalam beberapa kasus, renovasi rumah kerap kali kali melibatkan para preman yang menagihi uang untuk pengiriman material. Dalam hal ini, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan tukang yang melakukan rumah sehingga Anda tidak perlu lagi setor pada para preman hal yang demikian.

Mengoptimalkan kreativitas sendiri
Tuntutan kreatif juga diperlukan dalam rancangan yang tidak mengaplikasikan jasa arsitek ataupun ahli desain interior. Banyak orang beranggapan bahwa menjadi kreatif itu sulit. Meskipun, kenyataannya tidaklah sesulit itu. Pandangan untuk berkreasi dengan rumah bisa didapat dari buku, film, pakaian, atau apapun yang ada di sekitar kita. Pandangan juga bisa didapat dengan mengkonsultasikannya pada keluarga, kira-kira bagian mana yang perlu direnovasi.

READ  Lukis Wajah Surabaya, 50 Seniman Raih Rekor MURI